RESUME MANAJEMEN PEMASARAN
Inti pemasaran
strategi modern terdiri atas tiga langkah pokok yaitu Segmentasi, Targeting,
Positioning.Ketiga langkah ini sering disebut STP (Segmentasi, Targeting,
Positioning ). Langkah pertama yakni mengidentifikasi dan membentuk kelompok
pembeli yang terpisah-pisah yang mungkin membutuhkan produk.Langkah kedua
adalah penentuan pasar sasaran, yakni tindakan memilih satu atau lebih segmen pasar
untuk dimasuki atau di layani.Dan langkah ketiga adalah positioning, yaitu
tindakan membangun dan mengkomunikasikan manfaat pokok yang istimewa dari
produk di dalam pasar.
1.
Segmentasi
Menurut Tjiptono
(2008:69) Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk
atau jasa yang bersifat heterogen ke dalam homogen dalam segala aspek. Pemasar
memandang suatu pasar tertentu terdiri dari banyak bagian yang lebih kecil yang
masing-masing bagian memiliki karakterisktik tertentu yang sama (dalam bagian
tersebut). Berdasarkan segmentasi tersebut, kemudian perusahaan berusaha mengembangkan
program-program pemasar yang terpisah untuk memenuhi kebutuhan khas masing-masing
segmen.
2.
Targeting
Setelah memetakan
pasar, tahap targeting seperti namanya adalah membidik target market yang telah
dipilih dalam analisa segmentasi pasar.DalamPositioning Positioning merupakan
salah satu proses dari strategi STP. Setelah membagi pasar menjadi beberapa
segmen pasar berdasarkan indikator-indikator tertentu dan memilih satu atau
beberapa segmenpasar tersebut untuk dijadikan pasar sasaran, selanjutnyaadalah
menentukan posisi yang ingin diwujudkan dalam benak konsumen. Menurut Kotler
(2006:375)
3.
Positioning
Positioning adalah
tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati posisi yang
khas (dibandingkan para pesaing ) didalam benak pelanggan sasarannya. Hasil
akhir positioning adalah terciptanya proporsi nilai yang pas, yang menjadi
alasan bagi pelanggan untuk membeli . Penempatan posisi menjelaskan strategi
mengenai bagaimana cara bagaimana perusahaan membedakan produknya dibandingkan
dengan pesaing didalam benak konsumenpositioning dilakukan untuk menciptakan
citra baik yang diharapkan perusahaan, maksudnya adalah keterkaitan langsung
dengan bagaimana konsumen yang berada pada segmen pasar tertentu dalam
mempersepsikan produk perusahaan. Jadi positioning adalah tindakan untuk
mendapatkan celah dibenak konsumen agar konsumen memiliki persepsi an citra
yang khusus terhadap produk dan perusahaan. Berbicara mengenai jasa,bisnis jasa
sangat kompleks,karena banyak elemen yang mempengaruhi nya,seperti sistem
internal organisasi,lingkungan fisik,kontak persoanal,iklan,tagihan, dan
pembayaran,komentar dari mulut ke mulut dan sebagainya. Oleh karena itu, Gronroos
menegaskan bahwa pemasaran jasa tidak hanya membutuhkan pemasaran eksternal
tetapi juga pemasaran internal dan interaktif .
Dalam melakukan
sebuah penawaran, seorang pemasar perlu memahami tingkatan sebuah produk.
Setiap tingkatan produk memiliki nilai tambah bagi pelanggannya yang dapat membentuk
hierarki nilai pelanggan (customer value hierarchy). Menurut Kotler (dalam Ogi
Sulistian, 2011:29) terdapat lima level produk, yaitu:
a. Manfaat
Inti (Core Benefit) merupakan tingkatan yang paling dasar, yaitu manfaat atas
jasa yang sebenarnya dibeli oleh pelanggan.
b. Produk
Dasar (Basic Product) merupakan versi dasar dari produk atau manfaat umum dari
produk yang dikonsumsi.
c. Produk
yang diharapkan (Expected Product) merupakan seperangkat atribut atau kondisi
minimal yang diharapkan pembeli ketika membeli suatu produk
d. Produk
yang ditingkatkan (Augmented Product) merupakan produk yang memiliki manfaat
tambahan yang lebih daripada expected product atau yang melampaui harapan
pelanggan.
e. Calon
Produk (Potential Product) merupakan keseluruhan penyempurnaan dan perubahan
yang mungkin dialami sebuah produk di kemudian hari. Produk potensial
menekankan pada evolusi dimana perusahaan mencari cara-cara baru yang agresif
untuk memuaskan dan membedakan tawaran pesaing.
Pasar Grosir
adalah tempat yang dilakukannya usaha perdagangan partai besar yang menjual
berbagai jenis barang dalam jumlah misalnya penjualannya dilakukan per kuintal,
per ton, per lusin atau per gross. Dinamakan perdagangan besar apabila memenuhi
beberapa ketentuan seperti menguasai Gudang secukupnya sesuai dengan lebutuhan
barang yang akan diperjual belikan. Memiliki jaminan sarana prasarana
trasportasi yang memadi. Menerapkan manajemen modern dalam pengelolan usahanya.
Perdangan besar seperti distributor utama, perkulakan atau grosir, sub distributor,
pemasok besar atau main supplier sertaa agen agen tunggal yang memegang merk. Pasar
Pengecer merupakan tempat dilakukannya usaha perdagangan yang menjual barang
kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi tidak untuk keperluan komersial
atau bisnis. Tujuan diadakannya pasar pengecer atau ritel adalah Menciptakan tersedianya pilihan akan
kombinasi sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen. Memberikan
penawaran produk dan jasa pelayanan dalam unit yang cukup kecil sehingga
memungkinkan para konsumen memenuhi kebutuhannya. Menyediakan pertukaran nilai
tambah dari produk (ready exchange of value). Mengadakan transaksi
dengan para konsumen-nya. Pasar Eksportir merupakan tempat
dilakukannya usaha perdagangan barang ke luar negero yang mengunakan system pembayaran,
kualitas, kuatitas serta syarat syarat penjualan tertentu yang disetujui kedua belah
pihak antara pihak eksportir dan importir. Dengan dilakukannya pasar eksportir
ini diharapkan dapat menumbuhkan industry dalam negeri, serta dapat menambah
devisa negara, dan mengendalikan harga produk yang dikirim.
Sedangkan perbedaan
antara pelanggan lokal, pelanggan nasional serta pelanggan internasional merupakan
berada pada pangsa pasar itu sendiri. Seperti pelanggan lokal seseorang yang
biasanya membeli suatu produk pada suatu tingkat daerah tertentu. Sedangkan pelanggan
nasional merupakan seseorangan atau perusahaan yang membeli suatu barang atau
produk pada tingkat negara atau nasional. Kemudian pelanggan internasional merupakan
suatu negara atau perusahaan atapun perorangan yang melakukan pembelian suatu
barang atau pun produk yang dilakukan antar negara.
NIM : 180321100075
Tidak ada komentar:
Posting Komentar