Senin, 08 Maret 2021

Pengertian dan Manfaat Perilaku Konsumen dalam Proses Pengambilan Keputusan

 Pengertian dan Manfaat Perilaku Konsumen dalam Proses Pengambilan Keputusan

 

Menurut Hawkins, Best dan Coney (2007)

Perilaku Konsumen Merupakan studi tentang bagaimana individu, kelompok atau organisasi melalukan proses pemilihan, pengamanan atau ide untuk memuaskan kebutuhannya terhadap konsumen dan masyarakat.

menurut Schiffman dan Kanuk (2007)

Perilaku Konsumen Merupakan 

 Perbedaan Konsumen Menurut Tujuan Pembelianya

*Konsumen akhir (individual) yaitu konsumen yang terdiri atas individu dan rumah tangga yang tujuan pembeliannya adalah untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau untuk dikonsumsi. *Konsumen organisasional yaitu konsumen yang terdiri dari organisasi, pemakai industri, pedagang dan lembaga non-profit yang tujuan pembeliannya adalah untuk memperoleh laba atau kesejahteraan anggotanya.

Lima Peranan dalam Proses Pengambilan Keputusan Pembelian barang atau jasa

1.      Pemrakarsa atau Pengagas

2.      Pembawa Pengaruh

3.      Pengambilan Keputusan

4.      Pembeli

5.      Pemakai

Adapun tahapan dalam pengambilan keputusan

1.      Mengenali Kebutuhan.

Pada tahap ini konsumen merasakan bahwa ada hal yang dirasakan kurang dan menuntut untuk dipenuhi. Misalnya rasa lapar karna bau roti yang enak yang ada di food court suatu pusat pembelanjaan.

2.      Mencari Informasi.

Apa yang terbaik harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pertanyaan ini akan muncul pada konsumen.

3.      Mengevaluasi Alternatif.

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen untuk mengambil keputusan

4.      Mengambil Keputusan.

Setelah melalui evaluasi dengan pertimbangan yang matang, konsumen akan mengambil keputusan. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi keputusan membeli dan tujuan pembelian yaitu sikap orang lain dan faktor situasional yang tidakdapat diprediksikan.

5.      Evaluasi Paska Pembelian Setelah membeli,

konsumen akan mengevaluasi atas keputusan dan tindakannya dalam membeli. Jika konsumen menilai kinerja produk atau layanan yang dirasakan sama atau melebihi apa yang diharapkan, maka konsumen akan puas dan sebaliknya jika kinerja produk atau jasa yang diterima kurang dari yang diharapkan, maka konsumen akan tidak puas.

Kepuasan Konsumen

Adalah tingkat perasaan konsumen setelah menerima sebuah produk yang ia konsumsi kemudian membandingkannya dengan harapannya. Jenis kepuasan konsumen dapat dibagi menjadi 2 yaitu : kepuasan Fungsional dan Kepuasan Psikologikal. Dalam mengukur sebuah kepuasan konsumen dapat mengunakan metode seperti sistem keluahan dan saran, ghost shopping, lost customer analysis, survei kepuasan pelanggan. Dalam pengambilan keputusan konsumen terdapat berbagai tipe seperti : keputusan terprogram atau terstruktur, keputusan setengah terprogram atau setengah terstuktur, keputusan tidak terprogram atau tidak terstruktur.

Terdapat tiga pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen

1.      Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya

2.      Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.

3.      Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Proses pembentukan perilaku konsumen

  Makalah Proses pembentukan perilaku konsumen Pendahuluan : Pemahaman kebutuhan dan proses pembelian konsumen adalah sangat penting dala...